18.10.08

Dilematik Siswa Akselerasi

Pertama" gw pengen ngucapin slamat ulang taon bgi Mita(orang yg suka gw ajak kLiLing sekolah) dan Sesha(ce'y spupu gw).. Semoga di taun ini, kalian dapatkan apa yang kalian inginkan.. Amin..


Sekarang menanggapi hasil riset 'Siswa Akselerasi Cenderung Egois'.. Menurut berita tersebut(yang didasari oleh sbuah riset di kota Jogja), anak akselerasi sering merasa bahwa mereka itu 'lebih' dari anak" yang Lain..

Nah, menurut gue berdasarkan hasil riset(ceilah!)gue dgn objek penelitian SMAN 1 Cisauk.. Pernyataan tersebut tidak benar(kalo scra gw pribadi,sh).. Karena gw sendiri merasa,, banyak anak" reguler yang kepinteran'y diatas atau sama kaya' gue.. Lantas, untuk apa gue harus sombong?

Sebenernya, perbedaannya siswa akselerasi dan reguler, hanya ketahanan mereka menghadapi suatu tekanan dan daya juang..

Mari saya uraikan.. Sebagian besar orang pasti merasa bahwa main itu lebih enak daripada belajar,kan? Nah, siswa akselerasi juga harus kuat 'menahan hawa nafsu' buat segera pulang.. Ketika mereka masih santai,kita udah serius..

Dan kita juga harus berjuang ketika menyelesaikan materi suatu pelajaran dan menambah lagi porsinya.. Kalau siswa reguler bisa berulang kali latihan soal sebelum ulangan, sedangkan siswa akselerasi setelah selesai materi(yg bs cuma dalam 2 pertemuan) dan SEDIKIT latihan langsung ulangan.. Hal ini mengharuskan siswa akselerasi harus bisa memperdalam materi itu sendiri dan banyak latihan.. Tapi sayangnya,,malah dibilang sok exclutive..

Sebenernya yang membuat siswa akselerasi dicap sok exclutive ntw sekolah itu sendiri, bukan siswanya..

Kenapa siswa akselerasi(contohnya angkatan 23) ditaruh berjauhan dgn kelas reguler yang lain? Itu juga yang menyebabkan siswa akselerasi jarang berkomunikasi dgn siswa reguler pada jam sekolah.. Apalagi jam keluar sekolahnya berbeda.. Lalu,dimana titik bertemunya? Paling ketika xscul dan istirahat.. Itu pun dapat dikatakan bukan waktu yang panjang..

Kalau siswa akselerasi minta untuk tidak ikut upacara,,itu bukan karena egois.. Tapi karena kita sedang semesteran.. Lha wong anak reguler mid sama semesteran aja gak ada upacara,, Lho kok anak akselerasi tetep WAJIB ikut.. Ntw kan tidak adil,ya tho?

Kalau anak akselerasi minta supaya diijinin gak ikut liat debat calon ketua OSIS,,ntw karena kita juga masih ulangan semesteran..

Dan kenapa kita harus melakukan semua itu? Karena kalau nilai kita jelek,,ujung"nya citra akselerasi yang memburuk..

Coba bayangkan Anda dalam situasi ini, sungguh dilematik bukan?

2 komentar:

Anonim mengatakan...

btuuuul. hahaha
stuju

Ardian Dannisa mengatakan...

Tenkyo..